09 Juli 2019 15:08 wib
  • kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Bapak Drs. Agustama, Apt, M.Kes beserta kepala dan staff bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular berkunjung ke Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan dalam rangka kunjungan audiensi bersama Rektor UIN SU Medan Bapak Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M.Ag yang didampingi oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Bapak Dr. Azhari Akmal Tarigan, MAg beserta jajarannya di Ruang Rapat Biro Rektor.

Adapun tujuan dari kunjungan audiensi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara ke UIN SU Medan adalah dalam Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengatakan berdasarkan hasil Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) 2017 bahwa Sumatera Utara menduduki peringkat keempat tertinggi di Indonesia untuk kasus Tuberkulosis (TBC), melalui program Penanggulangan Tuberkulosis Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), strategi penemuan kasus TBC dilakukan aktif, pasif, intensif, dan massif.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menjelaskan salah satu kegiatan penaggulangan TBC tersebut dapat dilakukan kegiatan skrinning TB untuk mahasiswa baru dalam Program penemuan kasus TBC aktif berbasis keluarga dan masyarakat.

Rektor UIN SU Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M.Ag mengatakan akan mendukung kegiatan Penanggulangan TBC tersebut dan sangat menyambut baik kegiatan ini yang akan segera direalisasikan di tahun ini untuk mahasiswa baru UIN SU Medan  T.A. 2019/ 2020.

Dalam kesempatan itu juga, Dekan FKM mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara untuk dalam melakukan kerja sama yang akan tertuang dalam nota kesepahaman (MoU), dan salah satu bentuk konkrit dari ikut mendukungnya FKM dalam penanggulangan TBC Dekan mengajukan permohonan agar Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dapat melaksanakan skrinning kepada mahasiswa aktif FKM yang saat ini berjumlah 1018 mahasiswa.

Mengingat  banyaknya mahasiswa UIN-SU yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, dengan adanya kegiatan skrinning TBC di lingkungan kampus harapannya dapat memotong tali penularan TBC di Sumatera Utara.