16 April 2021 16:16 wib
  • beasiswa,kesehatan,uin-su

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UIN-SU) kembali mengadakan kegiatan tadarus Wahdatul Ulum yang kedua, Jumat (16/04/2021) secara daring. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh dosen dan pegawai di lingkungan FKM UIN-SU. Dekan FKM UIN-SU Prof. Dr. Syafaruddin M.Pd ikut menjadi peserta kegiatan dari awal hingga akhir acara.  Pada pertemuan kedua ini, Delfriana Ayu, S.ST, M. Kes, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara menjadi narasumber dengan mengangkat tema diskusi tentang Puasa dan Kesehatan Reproduksi.

Dalam pemaparannya beliau menyampaikan saat kita berpuasa hormon reproduksi tetap berproduksi dengan baik dan pola konsumsi yang berubah sehingga kualitas sel telur dan ovarium meningkat.  “Saat berpuasa siklus menstrusi tidak terganggu, hal ini terjadi karena kondisi asam dan basah pada wanita menjadi lebih seimbang sedangkan pada pria kualitas dan produksi sel telur menjadi lebih baik disebabkan berkurangnya menkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat-zat yang tidak begitu dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, selama berpusa kita tetap harus memperhatikan asupan makan yang baik,” ungkapnya. Delfriana Ayu, S.ST, M. Kes juga menyampaikan puasa memberikan dampak positif untuk kesehatan tubuh. Saat berpuasa HDL atau lemak baik pada perempuan meningkat sedang trigliserida atau lemak darah pada laki-laki menurun.

“Pada saat berpuasa sekresei hormon pertumbuhan meningkat, kondisi ini sangat baik untuk anak-anak untuk dilatih melaksankan puasa agar anak pertumbuhannya berjalan secara normal. Selain itu, puasa juga sangat baik untuk mengontrol gula darah, mengontrol tekanan darah dan menurunkan berat badan,” jelasnya. Di akhir kegiatan Dekan FKM UIN-SU Prof. Dr. Syafaruddin M.Pd mengucapkan terimaksih kepada seluruh peserta atas partisipasinya dan berharap informasi dari tema yang didiskusikan ini dapat disebarkan ke masyarakat yang lebih luas.

Selain itu, Dr. Mhd. Furqan, M. Comp. Sc dalam release tertulisnya kembali mengingatkan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini dan berharap agar para pembicara menyiapkan materinya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. "Kegiatan ini menjadi sangat penting dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari Ramadhan kali in, dimana saat ini kita berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dengan jalan integrasi keilmuan. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar seluruh civitas akademika dan para mahasiswa FKM untuk mengikuti kegiatan ini, dan para pembicara diharapkan agar mempersiapkan materinya sebaik mungkin." tutup koordinator tadarus wahdatul `ulum ini. []