28 April 2021 14:38 wib
  • agama,informasi,pendidikan,uin-su

Kegiatan Tadarus Wahdatul Ulum Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UIN-SU) kembali digelar untuk yang keempat kalinya. Acara yang dimulia pada pukul 09.00 WIB diikuti oleh para dosen, pegawai dan mahasiswa FKM UIN-SU secara daring pada Selasa (20/4/2021).

Pada kesempatan ini, Fitriani Pramita Gurning SKM MKes Dosen FKM UIN-SU menjadi narasumber dengan mengangkat tema diskusi “Puasa dan Kesehatan”.

Dalam presentasinya beliau menyampaikan puasa yang baik bukan menggabungkan antara makan siang dengan makan, sehinnga ketika waktu berbuka puasa biasa kita makan secara berlebihan.

“Saat berbuka puasa penuhi terlebih dahuu dulu asupan cairan untuk mengatasi dehidrasi, makan sumber makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti buah kurma, yang dapat memberikan energi yang baik untuk tubuh dan membantu mengeluarkan enzim pencernaan,” jelasnya.

Fitriani Pramita banyak menyampaikan manfaat puasa untuk kesehatan. Saat berpuasa makanan masih berada di dalam lambung sekitar 6 – 8 jam dan karbohidrat masih digunakan sebagai sumber energi, setelah 10 jam akan terjadi pengahancuran lemak jahat, jadi bila puasa dilakukan dengan berat badan akan menurun sekitar 5 %.

“Selain itu, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa tubuh melakukan proses detoksifikasi (pembuangan zat-zat/racun yang tidak diperlukan tubuh) secara optimal. Selanjutnya, saat berpuasa kita sebaiknya harus mengurangi porsi makan agar terjadi restriksi (pembatasan kalori),” imbuhnya.

Ia memaparkan, menurut hasil penelitian bahwa orang yang melakukan puasa terjadi peningkatan antioksidan dalam tubuhnya, sehinnga mampu mengendalikan diri dan mengurangi stress. Berpuasa dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dimana fungsi dari sel-sel getah bening akan membaik 10 kali lipat.

Di akhir acara Wakil Dekan I FKM-UIN Dr Muhammad Furqan MComp Sc menyampaikan terima kasih kepada semua peserta dan berharap partisipasi peserta terus meningkat sampai akhir program tadarus wahdatul ulum pada Ramadahn 1442.