Medan, 17 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UIN Sumatera Utara bekerja sama dengan Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) SMEC Medan menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Rabu (17/6).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang terjalin antara Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara dan RS Mata SMEC Medan dalam upaya meningkatkan kesadaran serta kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata. Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat sekitar kampus, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang memanfaatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara gratis.
Selain pemeriksaan mata, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Sejak kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB, peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan. Antrean peserta terlihat memenuhi area pemeriksaan sebagai bentuk tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Dr. Nursapia Harahap, M.A., menyampaikan apresiasi kepada RS Mata SMEC Medan yang telah memberikan dukungan melalui layanan pemeriksaan kesehatan mata secara gratis bagi sivitas akademika dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat,” ujarnya.

Dalam aksi sosial ini, RS Mata SMEC Medan menurunkan tim medis terbaiknya yang dipimpin oleh dr. Hagana Pranata Tarigan, bersama dengan jajaran tenaga medis dan profesional yaitu Ariyanto, Heri Tri Handoko, Yus Adi Tama, Tapit, dan Tri Suci Ayu. Tim medis tersebut memberikan berbagai layanan pemeriksaan mata, meliputi pemeriksaan Auto Refracto Keratometer (ARK) untuk mendeteksi kelainan refraksi seperti mata minus, plus, dan silinder, pemeriksaan visus atau ketajaman penglihatan, serta konsultasi kesehatan mata secara langsung. Peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah tingginya penggunaan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.
Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat dalam memahami implementasi pelayanan kesehatan promotif dan preventif yang dilakukan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
