Tingkatkan Daya Saing Lulusan, FKM UINSU Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi K3 Berlinsensi BNSP

MEDAN – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU) Medan terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten. Sebagai bentuk langkah konkrit, FKM UINSU menggelar kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan sivitas akademika agar siap menghadapi kebutuhan dunia kerja serta tantangan keselamatan kerja yang dinamis di berbagai sektor industri.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan sertifikasi ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kompeten Akademi Muda Indonesia dan mengacu pada standar kompetensi resmi yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui skema kerja sama ini, seluruh peserta tidak hanya sekadar mendapatkan pelatihan, tetapi juga wajib mengikuti uji kompetensi yang ketat di akhir sesi. Peserta yang dinyatakan kompeten nantinya berhak memperoleh sertifikat kompetensi BNSP yang diakui secara nasional sebagai bukti keahlian profesional mereka.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif dan aplikatif dari para instruktur berpengalaman. Materi yang diberikan meliputi identifikasi bahaya di lingkungan kerja, penilaian dan mitigasi risiko (risk assessment), serta penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Selain itu, peserta juga dibekali dengan strategi taktis dalam pencegahan kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) yang krusial untuk diterapkan di lapangan.

Dekan FKM UINSU Medan, Dr. Hj. Nursapia Harahap, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas, kapasitas, dan daya saing sivitas akademika, baik untuk mahasiswa maupun dosen. “Pelatihan dan sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Kesehatan Masyarakat dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara nasional. Kami juga mendorong para dosen untuk terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik keselamatan serta kesehatan kerja,” ujar Dekan FKM UINSU dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Dr. Hj. Nursapia Harahap, M.A. juga menambahkan bahwa kepemilikan sertifikasi kompetensi ini akan menjadi nilai tambah (value added) yang sangat penting bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Di sisi lain, bagi para dosen, sertifikasi ini akan memperkuat kapasitas dan legalitas keahlian mereka dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang K3.

Melalui kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini, FKM UINSU Medan berharap dapat terus melahirkan SDM yang kompeten, profesional, dan memiliki komitmen tinggi terhadap penerapan budaya K3. Langkah ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang luas, tidak hanya di lingkungan kerja formal, tetapi juga dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja secara berkelanjutan.